Hulu Sungai, RADAR TANJUNGPURA – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., menghadiri tradisi adat Nyemaru atau ritual menyambut padi baru di Dusun Ampon, Desa Krio Hulu, Kecamatan Hulu Sungai, Rabu (25/2/2025).
Nyemaru merupakan tradisi tahunan masyarakat sebagai ungkapan syukur atas hasil panen dan keberkahan alam.
Kegiatan diisi dengan prosesi adat dan pertunjukan budaya sebagai wujud pelestarian kearifan lokal sekaligus doa bagi keselamatan dan kesejahteraan kampung.
Dalam sambutannya, Bupati menyinggung perhatian pemerintah demi pembangunan berkeadilan di 20 kecamatan dan 253 desa yanga ada di kabupaten Ketapang.
“Masih terdapat puluhan Desa yang belum menikmati listrik dan akses internet. Untuk itu, Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dengan target seluruh Desa teraliri listrik paling lambat 2029, serta memperluas pembangunan infrastruktur jaringan internet” ujarnya
Selain itu, Bupati juga menanggapi aspirasi terkait jembatan Desa.Ia pun meminta dilakukan pendataan dan pengajuan resmi, mengingat pembangunan di kawasan hutan memerlukan perizinan dari pemerintah pusat.
“Pemkab Ketapang kedepannya akan menggandeng TNI melalui program Karya Bakti dan TMMD untuk membuka akses jalan dan jembatan secara bertahap” jelasnya.
Mengakhiri sambutan, Bupati menegaskan komitmennya untuk terus turun langsung ke lapangan guna memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Ia juga menekankan bahwa dirinya adalah pemimpin bagi seluruh warga Ketapang tanpa membedakan latar belakang.
“Kami mohon doa dan dukungan agar amanah ini dapat dijalankan sebaik-baiknya demi Ketapang yang maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.











