Sinergi Pemkab Ketapang Bersama TNI/Polri Hadirkan Layanan Air Bersih Berteknologi Reverse Osmosis

Bupati turut menyalurkan bantuan air bersih kepada warga (istimewa)

 

Ketapang, RADAR TANJUNGPURA – Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama TNI dan Polri menghadirkan layanan pengolahan air bersih berteknologi Reverse Osmosis (RO) untuk membantu masyarakat yang terdampak musim kemarau, Kamis (10/9/2026).

Minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan sejumlah sumber air dan sumur milik masyarakat mulai mengering. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan sebagian aliran Sungai Pawan yang mengalami intrusi air laut sehingga tidak lagi dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih.

Sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. bersama jajaran TNI dan Polri menghadirkan layanan pengolahan air bersih di sejumlah wilayah terdampak.

Di Desa Sungai Bakau, layanan pengolahan air bersih dilaksanakan menggunakan mobil water treatment bantuan Mabes TNI yang diperbantukan untuk Kabupaten Ketapang dan dioperasikan bersama Kodim 1203/Ketapang.

Melalui fasilitas tersebut, air diolah langsung di lokasi menggunakan teknologi Reverse Osmosis hingga menjadi air bersih yang siap dikonsumsi masyarakat.

Sementara itu, layanan serupa juga dilaksanakan di Kelurahan Muliakerta dengan menggunakan mobil pengolah air bersih milik Brimob Polda Kalimantan Barat yang diperbantukan untuk Kabupaten Ketapang dan mendapat dukungan dari Polres Ketapang.

“Kehadiran fasilitas pengolahan air tersebut menjadi salah satu solusi cepat dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah keterbatasan sumber air akibat kemarau yang berkepanjangan” ucap Bupati di sela kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mabes TNI, Kodim 1203/Ketapang, Brimob Polda Kalimantan Barat, serta Polres Ketapang atas sinergi dan dukungan dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau.

“Melalui kolaborasi dan semangat gotong royong antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan upaya tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis air bersih dan potensi kebakaran hutan dan lahan” pungkasnya.

Penulis: NikEditor: ANS