Lautan Manusia Padati Jalanan Ketapang, Arakan Naga Pukau Warga di Malam Cap Go Meh

Warga Ketapang tumpah ruah menyaksikan arakan pawai naga 2026

 

Ketapang, RADAR TANJUNGPURA – Puncak perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Ketapang berlangsung meriah pada Selasa malam (3/2/2026). Ribuan warga dari berbagai penjuru kota tumpah ruah ke jalanan untuk menyaksikan atraksi utama yang paling dinanti yaitu Pawai Arakan Naga dan Barongsai.

​Suasana kota seketika berubah menjadi merah menyala dengan pendar lampion yang menghiasi sepanjang jalan protokol. Gemuruh suara tambur dan simbal yang ritmis menandai dimulainya pergerakan replika naga raksasa yang tampak seolah hidup di bawah sorotan lampu jalan.

​Beberapa replika naga dengan panjang belasan hingga puluhan meter meliuk-liuk lincah mengikuti arahan sang pembawa mutiara. Para pemain naga menunjukkan kekompakan luar biasa, melakukan manuver melingkar dan melompat yang mengundang decak kagum serta tepuk tangan riuh dari penonton.

​”Ini adalah momen yang paling kami tunggu setiap tahunnya. Kehadiran naga bukan sekadar tontonan, tapi juga simbol keberuntungan dan penolak bala bagi kami warga Ketapang,” ujar salah satu warga yang hadir bersama keluarga.

​Kemeriahan ini tidak hanya dinikmati oleh warga Tionghoa, namun juga menjadi pesta rakyat yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat. Keamanan pun terjaga ketat berkat sinergi antara pihak kepolisian, TNI, dan organisasi kemasyarakatan setempat, untuk memastikan pawai berjalan tertib hingga akhir rute.

​Selain atraksi naga, pawai juga diramaikan oleh Barongsai, mobil hias dengan ornamen khas Imlek serta pasukan pembawa lampion yang menambah estetika malam.

​Pesta kembang api yang mewarnai langit Ketapang menjadi penutup manis, menandakan berakhirnya rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek dengan penuh harapan akan kedamaian dan kesejahteraan bagi Bumi Kayong ke depannya.

Penulis: NikEditor: ANS